berita politik hari ini

Politik Hari Ini; Perusakan APK Demokrat Di Pekanbaru

Berita politik hari ini masih membahas seputar perusakan alat peraga kampanye milik partai Demokrat di Pekanbaru Riau. Diketahui pada hari sabtu 15 desember 2018 sejumlah alat peraga kampanye partai Demokrat dirusak oleh oknum tidak dikenal. Hal tersebut menjadi sorotan karena pada saat bersamaan ketua umum partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sedang berkunjung ke Pekanbaru. Bahkan melihat alat peraga kampanye dirusak, SBY tidak tinggal diam dan ikut membersihkan atribut kampanye yang sudah dirusak tersebut.

Bawaslu pun angkat bicara mengenai hal ini. Fritz Edward selaku anggota Bawaslu RI mengatakan jika perusakan (APK) Alat Peraga Kampanye milik partai Demokrat yang terjadi di Jl Sudirman Pekanbaru termasuk ke dalam tindak pidana pemilu. Menurut beliau, pelaku perusakan APK akan diproses secara hukum berdasarkan ketentuan UU Nomor 7 tahun 2017 mengenai Pemilu. Bawaslu sendiri sedang mengkaji perusakan baliho partai Demokrat tersebut murni tindakan oknum yang berdasarkan dari inisiatif pribadi atau karena ada yang menyuruh. Dalam ketentuan pasal 280 ayat (1) UU Pemilu disebutkan jika pelaku perusak atribut kampanye dapat dikenai hukuman berupa denda maksimal 24 juta dan kurungan penjara selama 2 tahun.

Beredar isu jika perusakan atribut partai Demokrat didalangi oleh PDIP. Namun PDIP sendiri dengan tegas menyangkal hal tersebut. Mereka mengatakan jika tidak ada untungnya merusak Alat Peraga Kampanye milik Demokrat. Sejauh ini polisi sudah berhasil menangkap pelaku dan masih mengorek keterangan lebih dalam. Mengenai dugaan adanya aktor intelektual dibalik kejadian ini akan diketahui secara jelas setelah proses penyidikan selesai.

Tindakan perusakan atribut kampanye merupakan tindakan tidak sportif yang tidak dapat dibenarkan apapun alasannya. Pemilu 2019 sudah disepakati untuk berjalan secara damai tanpa adanya isu agama maupun sara yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Pemilu seharusnya dijadikan sebagai alat pemersatu bangsa untuk memilih pemimpin Indonesia. Tidak sepantasnya hal-hal kurang berpendidikan yang bersifat anarkis terjadi di dalamnya. Yang jelas siapapun pelakunya, semoga pihak berwajib dapat menyelesaikan kasus ini secara adil dan tuntas. Pantau terus berkembangan kasusnya di berita politik hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *